lama tak ku duga
realita tak seindah kita dan cita
lama sekali mengira ngira
kapan kiranya pagi mengejar cinta
dalam santunnya lelap ku menunggu
detik detik yang akan mengabarkan indah
dan sejejakpun tak akan ku berlalu
karena satu satunya cita, ialah kamu
dia dan pagi yang menerbitkan seri
mencengangkan hari dan langkahku satu hari
menerangkan kisah kasih dalam cinta dan cita
bukan main merdu dibuatnya
dia dan pagi ini, yang menerbitkan seri ku
buatku tersengal menunggu
menunggu tahun yang hari harinya berkurang segera
duhai, berapa lama lagi?
tak sabar ku dibuatnya....
Memoar diri di bangku, meja dan abu abu
Agustus 2010
realita tak seindah kita dan cita
lama sekali mengira ngira
kapan kiranya pagi mengejar cinta
dalam santunnya lelap ku menunggu
detik detik yang akan mengabarkan indah
dan sejejakpun tak akan ku berlalu
karena satu satunya cita, ialah kamu
dia dan pagi yang menerbitkan seri
mencengangkan hari dan langkahku satu hari
menerangkan kisah kasih dalam cinta dan cita
bukan main merdu dibuatnya
dia dan pagi ini, yang menerbitkan seri ku
buatku tersengal menunggu
menunggu tahun yang hari harinya berkurang segera
duhai, berapa lama lagi?
tak sabar ku dibuatnya....
Memoar diri di bangku, meja dan abu abu
Agustus 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar