Selasa, 30 November 2010

Balada Cinta Yang Berjalan

Oleh: Kemala Pratiwi


hendaklah aku bicara cinta 
sebentar saja 
tentang dunia, mendamba 
baik sejak aku melangkah satu satu 
dan mimpi ku memaknai mu 
aku tak dapat menafikan adanya cinta 

hingga jalan setapak tapak tebuka 
sekusut kusut terurai 
dan akhirnya seikat ikat jatuh juga 

ah.. tapi.. 
cinta 
mengapa sampai ada senja 
yang membuatku merunduk sendu 
semasa dua musim lewat 
lewat! lewat! 
sudah lewat 
setapak pun tak jua ku temukan 
menghilangkan jejakmu sendiri 
hingga tak sampailah aku mengikat kembali 
talinya ikut kusut, rusak, tua 
aku pun kalut, rusak, tua 

walau bagaimanapun ku mencari satu per satu 
benang per benang 
sutra yang sudah jadi karung itu benar benar sulit 
jelek sudah, maka hampir ku buang 
namun kembali 
jika ingat telapak pertamaku lagi 
ya kembali lagi 

hingga kini kau terus melangkah 
meninggalkan seikat ikat cinta 
makin jauh 
dan ikatan itu kian lepas, luas, landas 
dan perih aku jadinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar