Selasa, 30 November 2010

Realita Versus Cinta

oleh: kemala pratiwi

ini benih ku sambar juga
Tak mengelak ku dibuatmu meringis saja
Dan ku tahu yang salah siapa
Biar bait satu jadi kenangan panjang
Maknai sedalam pusar telanjang
Seolah olah tak ada makna
Terus kau ungkapkan
Apa yang terjadi ini bisalah buatmu lupa
Maka maknailah wahay saudara
Sehasta lagi realita buat kita gila
Ya, sejengkal kemudian butanya buat kita meraja satu dan lainnya
Jangan kau anggap ini punya ku saja, berbagilah bersama
Kita dan realita sejari lagi tak bicara cinta
Panas api dendam sengsara buta tak akan acuh begitu saja
Biar satu kisah, kesempatan ini mengajak kita pulang
Menengok hati yang rusak dimakan cinta
Rusak dimakan rasa benci karena cinta

September, 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar