Jumat, 12 November 2010

Hilang (Letih Langkah)

Oleh: Kemala Pratiwi


malam kalut
terpaku pandang emosi yang menjaring
sudut sudut kota kian panjang
kian melucuti harapan hari esok
benarkah bulan purnama redup terangnya?
apa benar hari akan terus bermusim salju?
hendak apalah lagi?
kabut demi kabut terhirup nestapa
dan jangan sampat terhanyut dibawa air mata
lalu apalah lagi daya hamba?
memohon, mengiba, memelas, meunduk, menengadah kesepian
apalah lagi?

duhai
bulatkah purnama itu?
lagi terangnya baru saja menyinari
duhai
betapa aku tak punya bulu
namun malam masih saja bersalju

kalah
aku lelah dan lemah
sudah
aku tak dapat lagi menarik nafas naga
maka, aku hanya dapat melihat, menunggu
apakah bulan purnama masih redup terangnya?
apa benar hari esok bersalju?

Januari, 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar