Sebagian dari denyut nadiku terhempas, lepas
Lajunya terhenti, mati
Aku ingin dunia
Pagi dan kabut yang menutup mata
Malam dengan sunyi yang membara
Dan aku ingin hidup
Sepanas panasnya sampai merobek genggam
Sedingin dinginnya hingga memecah, memejam
Tapi genggamku lemah
Bayang yang kupantulkan menyendu
Lalu wangi matahari pagi
Hela lembut dan hangat dalam dingin
Kini jatuh bersama riuh gerimis di batas hari.
Yogyakarta, Maret 2014
Aku ingin hidup, lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar