Selasa, 04 Maret 2014

Gerimis di Batas Hari

Aku patah
Sebagian dari denyut nadiku terhempas, lepas
Lajunya terhenti, mati

Aku ingin dunia
Pagi dan kabut yang menutup mata
Malam dengan sunyi yang membara

Dan aku ingin hidup
Sepanas panasnya sampai merobek genggam
Sedingin dinginnya hingga memecah, memejam

Tapi genggamku lemah
Bayang yang kupantulkan menyendu

Lalu wangi matahari pagi
Hela lembut dan hangat dalam dingin
Kini jatuh bersama riuh gerimis di batas hari.

Yogyakarta, Maret 2014
Aku ingin hidup, lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar