Selasa, 06 Januari 2015

Kau Mengingatkanku

Ku temukan kebahagiaan di wajahku pada bola matamu. Ketika habis cahaya, dan rembulan menjelma bayang bayang, kau mengingatkanku pada waktu yang bisa habis kapan saja. Aku tak percaya.

Apa benar waktu bisa memutuskan segalanya? Padahal manusia sendirilah yang menentukan hidupnya. Lalu kau mengingatkanku bahwa kita tidak memiliki satu sama lain. Tuhan-lah yang memiliki kita. Aku terdiam, ketakutan.

Kurasa itu salah, ketika aku mencoba mencari jemarimu untuk berpegangan. Karena kau mengingatkanku akan sepi yang menyelinap disela selanya. Dan mataku terpejam gemetar.

Aku tak akan pernah siap menyambut sepi. Tidak juga kau. Namun kau mengingatkanku untuk terus hidup bersama diriku. Karena waktu yang Tuhan ciptakan, bukan untuk ditakutkan. Maka, tidurlah. Peluklah seribu aku dalam mimpimu, dan temui lagi aku di ujung waktu.

Yogyakarta, Januari 2015
Mengenang musim semi awal tahun lalu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar